Deskripsi
Membangun Keluarga yang Mengutamakan Kebaikan Bersama
1 Korintus 13:4–7
Di dalam keluarga, kita sering mengatakan bahwa kita mengasihi. Namun kasih dapat bercampur dengan kepentingan diri sendiri: ingin selalu dimengerti, dituruti, dihargai, atau dianggap paling berjasa. Karena itu, kasih tidak cukup hanya diucapkan; kasih perlu terlihat dalam cara kita memperlakukan orang-orang yang hidup bersama kita.
Kasih yang Tidak Mencari Kepentingan Sendiri mengajak keluarga memahami bahwa kasih Kristen mempunyai bentuk yang konkret: sabar, murah hati, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak menyimpan kesalahan, dan bersukacita karena kebenaran.
Melalui 1 Korintus 13:4–7, khotbah ini menolong jemaat melihat bahwa kasih tidak menjadikan kebutuhan, kenyamanan, kehormatan, atau keinginan pribadi sebagai pusat. Kasih mencari kebaikan bersama, melayani tanpa manipulasi, menjaga kebenaran, memberi ruang bagi pertumbuhan, menghargai batas, dan tidak menjadikan pengorbanan sebagai alat untuk menagih orang lain.
Di dalam naskah ini Anda mendapatkan:
- pengantar yang dekat dengan realitas kasih dalam keluarga;
- penjelasan 1 Korintus 13:4–7;
- pemahaman tentang kasih yang sabar dan murah hati;
- refleksi tentang kasih yang tidak mencari kepentingan sendiri;
- pembahasan tentang tidak menyimpan kesalahan;
- penekanan bahwa kasih tetap berjalan dalam kebenaran dan batas yang sehat;
- tiga penerapan praktis bagi keluarga;
- pertanyaan percakapan keluarga;
- komitmen tindakan kecil selama satu minggu;
- penutup dan doa;
- lisensi penggunaan pelayanan yang jelas.
Tiga penerapan utamanya mengajak keluarga bertanya, “Apa yang baik bagi kita bersama?”, belajar melayani tanpa menjadikan pengorbanan sebagai alat menagih, serta menyatakan kasih melalui tindakan-tindakan kecil yang meringankan beban orang lain.
Spesifikasi Produk
Kode: KRT-19
Format: PDF
Bahasa: Indonesia
Kategori: Khotbah Siap Pakai – Rumah Tangga
Lisensi: Lisensi Pelayanan – 1 pengguna
Pengiriman: Produk digital, tidak ada pengiriman fisik.
Lisensi Pelayanan
Pembeli diperbolehkan membaca, menyimpan, mencetak satu salinan pribadi, serta membawakan dan mengadaptasi materi khotbah ini sesuai konteks pelayanan. Dalam penyampaian lisan, pengkhotbah tidak diwajibkan menyebut nama penulis dari mimbar. Hak cipta dan kepengarangan tetap berada pada penulis. File digital tidak boleh dijual kembali, dibagikan kepada pihak lain, diunggah untuk distribusi umum, digandakan secara massal, diterbitkan ulang, diterjemahkan untuk diedarkan, atau diakui sebagai karya sendiri tanpa izin tertulis.






Ulasan
Belum ada ulasan.