Deskripsi
Menjadikan Pelayanan kepada Tuhan sebagai Arah Hidup Keluarga
Yosua 24:14–18
Kalimat “Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN” sering ditempatkan di dinding rumah Kristen. Namun dalam kisah Yosua, perkataan itu bukan sekadar hiasan atau slogan. Ia merupakan keputusan yang menentukan arah kehidupan.
Aku dan Seisi Rumahku Akan Melayani Tuhan mengajak keluarga bertanya lebih dalam: apakah Tuhan benar-benar menjadi pusat dalam pekerjaan, keuangan, relasi, pendidikan anak, penyelesaian konflik, penggunaan teknologi, pelayanan, dan cara memperlakukan sesama?
Khotbah ini menunjukkan bahwa komitmen Yosua lahir dari ingatan akan kesetiaan Tuhan. Israel diajak terlebih dahulu mengingat karya dan pemeliharaan Allah, lalu merespons dengan kesetiaan. Karena itu, pelayanan kepada Tuhan bukan kehidupan yang digerakkan rasa takut atau sekadar daftar kewajiban, tetapi tanggapan syukur terhadap anugerah-Nya.
Naskah juga menegaskan bahwa “aku dan seisi rumahku” bukan izin untuk memaksakan iman. Orang tua dapat memberikan arah, teladan, pengajaran, doa, dan nilai-nilai rumah, tetapi setiap anggota keluarga tetap perlu bertumbuh dalam pemahaman dan keputusan iman secara pribadi.
Pelayanan kepada Tuhan kemudian bergerak keluar dari rumah: melalui keramahan, kepedulian kepada tetangga, berbagi, membawa damai, menghormati orang yang berbeda, serta membicarakan iman tanpa merendahkan orang lain. Rumah Kristen tidak dipanggil menjadi benteng yang hanya melindungi dirinya sendiri, tetapi tempat dari mana kasih, keadilan, pertolongan, dan kesaksian mengalir.
Di dalam Naskah Ini Anda Mendapatkan
- pengantar tentang makna komitmen “aku dan seisi rumahku”;
- penjelasan Yosua 24:14–18;
- refleksi tentang kesetiaan Tuhan sebagai dasar pelayanan;
- pemahaman bahwa melayani Tuhan lebih luas daripada kegiatan gerejawi;
- refleksi tentang uang, pekerjaan, gengsi, anak, dan pelayanan yang dapat mengambil tempat Tuhan;
- keseimbangan antara kepemimpinan rohani dan kebebasan iman anggota keluarga;
- tiga penerapan praktis bagi keluarga;
- pertanyaan percakapan keluarga;
- panduan membuat “Pernyataan Komitmen Rumah”;
- komitmen tindakan konkret untuk satu bulan;
- penutup yang merangkum keseluruhan rangkaian 50 khotbah;
- doa;
- lisensi penggunaan pelayanan yang jelas.
Tiga penerapan utamanya mengajak keluarga menentukan nilai yang ingin dikenal dari rumah, menjadikan pelayanan sebagai cara hidup seluruh keluarga, serta memperbarui keputusan untuk melayani Tuhan ketika keadaan dan musim kehidupan berubah.
Spesifikasi Produk
Kode: KRT-50
Format: PDF
Bahasa: Indonesia
Kategori: Khotbah Siap Pakai – Rumah Tangga
Seri: Seri 5 – Dari Rumah Menjadi Berkat
Lisensi: Lisensi Pelayanan – 1 pengguna
Pengiriman: Produk digital, tidak ada pengiriman fisik.
Lisensi Pelayanan
Pembeli diperbolehkan membaca, menyimpan, mencetak satu salinan pribadi, serta membawakan dan mengadaptasi materi khotbah ini sesuai konteks pelayanan. Dalam penyampaian lisan, pengkhotbah tidak diwajibkan menyebut nama penulis dari mimbar. Hak cipta dan kepengarangan tetap berada pada penulis.
File digital tidak boleh dijual kembali, dibagikan kepada pihak lain, diunggah untuk distribusi umum, digandakan secara massal, diterbitkan ulang, diterjemahkan untuk diedarkan, atau diakui sebagai karya sendiri tanpa izin tertulis.
Lihat juga koleksi Khotbah untuk Ibadah Rumah Tangga lainnya di TEOLOGIKA.






Ulasan
Belum ada ulasan.