Deskripsi
Menghadapi Ketidakpastian Masa Depan dengan Pengharapan yang Berakar pada Kesetiaan Tuhan
Yeremia 29:4–11
Ada masa ketika masa depan terasa menarik untuk dibayangkan. Namun ada juga masa ketika memikirkan hari esok justru menimbulkan kecemasan: tentang pekerjaan, ekonomi, pendidikan anak, kesehatan, relasi, atau keputusan besar yang belum jelas hasilnya.
Ketika Masa Depan Membuat Kita Takut menolong keluarga memahami Yeremia 29:11 dalam konteksnya. Janji tentang masa depan dan pengharapan diberikan kepada umat yang sedang hidup dalam pembuangan—bukan kepada orang yang akan segera keluar dari kesulitan. Mereka justru dipanggil tetap membangun rumah, menanam, bekerja, mencari kesejahteraan, dan berdoa di tempat yang tidak mereka pilih.
Khotbah ini menunjukkan bahwa pengharapan Kristen bukan optimisme murah yang menjanjikan semua masalah segera selesai. Pengharapan adalah keberanian untuk hidup setia hari ini sambil mempercayai Tuhan yang memegang cerita hidup kita, bahkan ketika kita belum mengetahui seluruh jalan di depan.
Di dalam naskah ini Anda mendapatkan:
- pengantar yang dekat dengan ketakutan keluarga tentang masa depan;
- penjelasan Yeremia 29:4–11 dalam konteks pembuangan;
- pemahaman tentang pengharapan Kristen yang tidak bergantung pada solusi instan;
- refleksi tentang tanggung jawab manusia dan kedaulatan Tuhan;
- pembedaan antara apa yang dapat dikerjakan dan apa yang perlu diserahkan kepada Tuhan;
- tiga penerapan praktis bagi keluarga;
- pertanyaan percakapan keluarga;
- komitmen membuat dua daftar: “Langkah kami” dan “Kami serahkan kepada Tuhan”;
- penutup dan doa;
- lisensi penggunaan pelayanan yang jelas.
Tiga penerapan utamanya mengajak keluarga membedakan apa yang dapat dilakukan dan apa yang perlu diserahkan kepada Tuhan, tidak menunda kehidupan sambil menunggu keadaan sempurna, serta membangun bahasa pengharapan di dalam rumah.
Spesifikasi Produk
Kode: KRT-23
Format: PDF
Bahasa: Indonesia
Kategori: Khotbah Siap Pakai – Rumah Tangga
Seri: Seri 3 – Tuhan di Tengah Pergumulan Keluarga
Lisensi: Lisensi Pelayanan – 1 pengguna
Pengiriman: Produk digital, tidak ada pengiriman fisik.
Lisensi Pelayanan
Pembeli diperbolehkan membaca, menyimpan, mencetak satu salinan pribadi, serta membawakan dan mengadaptasi materi khotbah ini sesuai konteks pelayanan. Dalam penyampaian lisan, pengkhotbah tidak diwajibkan menyebut nama penulis dari mimbar. Hak cipta dan kepengarangan tetap berada pada penulis. File digital tidak boleh dijual kembali, dibagikan kepada pihak lain, diunggah untuk distribusi umum, digandakan secara massal, diterbitkan ulang, diterjemahkan untuk diedarkan, atau diakui sebagai karya sendiri tanpa izin tertulis.






Ulasan
Belum ada ulasan.